Cheek Wilkerson (Holdt75Buhl)

1. Tidak Emosional, hal ini berarti orang yang sensitif, mudah nista, meledak-ledak, senang tersinggung, sukar menjadi bijaksana dan seharga dapat sebagai bijak beserta pertolongan Sang pencipta dan ketegaran usaha untuk berubah, maka orang yang bijak diartikan sebagai orang yang terampil mengolah diri. Berhati-hatilah jika member termasuk orang2 yang gampang marah oleh sebab itu jika bertindak biasanya condong tergesa-gesa. Orang2 yang emosional tersinggung sedikit akan giat membela bangun dan menjawab menyerang, ini tidak genial karena yang dicari diartikan sebagai kemenangan batang tubuh bukan kesahan itu otonom.

2. Gak egois, manusia yang egois jelas tidak akan dapat memerankan bijak, olehkarena itu bijak tersebut pada dasarnya ingin kemaslahatan bersama, orang yang egois umumnya hanya menginginkan kebaikan untuk dirinya sendiri. Rasulullah saja hidup di dalam pengorbanan, amat pula Indonesia dapat bebas oleh orang2 yang bertenggang penuh pengorbanan. Orang yang bijak merupakan orang yang mau berkorban untuk orang-orang lain tidak mengorbankan orang lain dalam kepentingan dirinya sendiri.

3. Suka gelisah dan rindu pada wejangan, akan luar biasa bodoh bahwa kita menyerap hutan tanpa bertanya menurut orang yang tahu menyenggol hutan. Bahwa kita dalam beri ulasan seharusnya member berterima bagi. Jika kalian tersinggung soalnya di ujar bodoh jadi seharusnya kita tersinggung jika disebut pintar karena tersebut tidak sahih. Jika member alergi terhadap kritik, tilikan, nasehat ataupun koreksi oleh sebab itu kita tak akan bisa memerankan orang yang bijak. Bila seorang ketua alergi terhadap saran ataupun nasehat, bahkan memusuhi orang yang menjelek-jelekkan, maka dia tidak akan sempat bisa mengurus dengan baik.

4. Meraup kasih sayang Kata Ucapan Bahasa Inggris , Mencicip sayang yang ada diharapkan tetap terbentuk pada rumbai(-rumbai) yang ada seperti keyakinan. Diriwayatkan bahwa orang yang dinasehati per Rasulullah berdasar pada bijak melantun menjadi orang yang kian baik daripada sebelumnya. Orang-orang yang pandai akan belas kasih terhadap sesama. Berbeda dengan orang-orang yang hidup maksimum dengan kesirikan, dimana kepuasan bathinnya ialah menghancurkan orang-orang lain. Ketua sebaiknya punya kasih sayang yang berlimpah gak hanya saat kampanye selalu. Kasih sayangnya juga bukan hanya dalam satu pihak atau famili melainkan merata untuk segala golongan.

5. Selalu berupaya membangun, Orang yang berakal tidak lucut oleh perihal lalu yang membuat tetap tetapi tetap menatap ke depan untuk memperbaiki segalanya. Orang yang bijak hendak membangkitkan intensitas orang yang lemah, menebangi sesuatu yang gelap. Bila melihat orang-orang yang berdosa, maka ia akan bersemangat untuk menjemput orang mereka untuk bertaubat. Orang yang bijak ingin membuat orang-orang maju serta sangat tidak menyukai kesediaan dan stagnasi kecuali bagi kebathilan. Semangat orang yang bijak diartikan sebagai semangat dalam maju bukan hanya dalam dirinya tapi juga untuk orang unik disekitarnya.