Roy Daugherty (HerskindHerskind14)

Indonesia familiar dengan sumber tenaga alamnya yang melimpah, termasuk bumbu dan rempah. Malah gak hanya variasi dan formatnya yang bermacam, cara mengolahnya bahkan butuh trik berbeda-beda. Ada yang semestinya diparut, dilarutkan, bahkan dibakar lebih-lebih dahulu.

Nah, biar masakanmu makin nikmat, ikuti tujuh trik rahasia mengolah bumbu dan rempah di bawah ini yuk!

1. Dilarutkan: asam jawa Asam jawa yaitu salah satu bumbu khas Indonesia yang populer. Cita rasa asam segarnya bikin sayur asem dan beberapa olahan ikan jadi makin lezat. Nah, untuk mendapatkan rasa asam yang tepat, larutkan secara khusus dahulu asam jawa dengan sedikit air panas. Aduk-aduk sejenak baru tuangkan dalam masakan.

Kini asam jawa juga banyak yang dijual dalam bentuk pasta. Melainkan sistem pengolahannya tetap sama, larutkan dahulu pasta asam jawa dalam air. Kenapa? Supaya cita rasa asam yang ditimbulkan tidak terlalu pekat.

2. halawa penyedap rasa : jahe, lengkuas, batang serai Ada sebagian bumbu dapur yang yang berwujud akar rimpang. Tekturnya keras sehingga untuk memunculkan wewangian perlu dimemarkan. Bumbu yang termasuk merupakan jahe, lengkuas, dan batang serai.

Kupas kulitnya lebih-lebih dulu lalu pukul-pukul sampai memar dengan bantuan ulekan, gagang pisau, atau alat pemukul daging yang tak bergerigi.

3. Diikat: daun seledri, daun pandan, daun bawang Bumbu dapur banyak juga yang berwujud daun-daunan. Ada yang patut diikat atau diiris secara khusus dulu untuk mengeluarkan wewangiannya, seperti seledri, pandan, dan daun bawang. Sekiranya kamu kurang menyukai cita rasa seledri dan daun bawang, cukup ikat simpul lalu masukkan dalam masakan.

4. Diiris: daun bawang, daun jeruk, daun salam, daun serai Selain diikat, sebagian bumbu dan rempah berbentuk daun sepatutnya diiris untuk mengeluarkan wangi-wangian dan rasa khasnya. Irisan daun bawang bikin soto dan mi ayam makin lezat. Daun jeruk dan daun serai yang diiris tipis bikin harumnya saus pedas matah menggugah selera.

Kecuali untuk daun salam, kamu tidak perlu mengirisnya menjadi beberapa komponen. Cukup sobek saja di komponen tertentu agar aroma khasnya keluar. Daun salam biasanya digunakan ketika membuat nasi uduk, wanginya bikin perut makin keroncongan kan?

5. Dibakar: terasi, kunyit Ada 2 bumbu dapur yang perlu dibakar terutamanya dulu untuk menguatkan cita rasa dan wewangiannya, merupakan terasi dan kunyit. Terasi mentah saja sudah harum, pengerjaan pembakaran akan membuatnya makin nikmat. Untuk kunyit, bakar dalam kondisi masih berkulit supaya bau langunya sirna dan warna kuning yang dihasilkan makin pekat.

6. Diparut: pala, kunyit, kulit jeruk Gak cuma kelapa, beberapa rempah akan menjadikan rasa dan wewangian lebih enak sesudah diparut khususnya dulu. Kecuali dibakar, kunyit juga bisa diparut sebelum dicampurkan dalam masakan.

Pala dalam wujud utuh juga sebaiknya diparut terpenting dahulu untuk mengeluarkan bebauan khasnya. juga dengan parutan kulit jeruk lemon yang biasanya dicampurkan dalam adonan krim dan kudapan manis.

7. Disangrai: kemiri, ketumbar Nah, metode yang satu ini pasti kamu telah gak asing lagi. Ada 2 rempah yang makin mantap cita rasanya bila disangrai secara khusus dulu, yaitu ketumbar dan kemiri. Sebelum dihaluskan bersama bumbu lain, sangrai sebentar kemiri dan ketumbar untuk mengeluarkan minyaknya yang mempunyai rasa dan wangi-wangian khas.