Ayala Avery (BekMckinney2)

Sebagai pemimpin bukanlah hal yang sulit. Menjadi pemimpin berisi siap untuk berkorban kian baik tenaga, waktu, sekalipun pikiran. Menjadi pemimpin bermanfaat siap untuk menjadi tameng utama serta terdepan, menutupi agar yang dipimpin tunak merasa tenteram dan tenang. Beban ukuran seorang panglima tersebut lah yang tidak jarang memproduksi orang enggan untuk jadi seorang pemimpin. Namun senantiasa saja, dibalik segala susah pasti ada kemudahannya.

Panglima menjadi manusia yang terlihat terdepan, apabila terdapat tingkatan yang menawan maka pemimpinlah yang pertama kali dipuji. Dalam sebuah perusahaan, seorang penganjur memiliki porsi dan tinjauan lebih. Gak hanya mulai segi peranan tetapi juga dari sudut fasilitas yang didapat. Sebab menjadi pemimpin bukan hati busuk yang gampang, dan gak semua orang mampu, jadi pemimpin hendak mendapatkan reputasi lebih.

Doso Agung yaitu salah satu tokoh pemimpin yang andal. https://www.pelindo.co.id/id/press-release/dirut-pelindo-iii-doso-agung-dianugerahi-most-popular-leader-on-social-media perjalanan karirnya ia sudah biasa menempati posisi-posisi pending dalam sebuah perusahaan. Saat ini laki-laki kelahiran Yogyakarta sedang menjadi sebagai Ketua Utama PT Pelabuhan Nusantara III (Persero), yang ialah Badan Usaha Milik Negri (BUMN).

Lembaga tersebut bukanlah jabatan yang mudah untuk diduduki. Untuk mencapai pucuk tersebut pastilah membutuhkan pengorbanan dan komitmen keras kian dibanding secara orang unik. Menurut Doso Agung peluang sukses di dalam kepemimpinannya yaitu fokus & tetap berprestasi. Prestasi yang sudah diraih beliau mulai berkarir sangatlah banyak. Performa terbaru yang diraih sambil beliau yakni CEO Strategic Orientation unggul yang dianugerahkan oleh BUMN pada tahun 2019 itu.

Doso Gede sepatutnya menjadi contoh serta bukti suci bahwa seorang pemimpin secara segudang prestasi itu tersedia dan suci. Beliau gak hanya unggul untuk dirinya namun piawai menjadi versi orang-orang yang dipimpinnya beserta torehan performa yang diraih. Prestasi yang ia raih tidak diberikan secara cuma-cuma, akan tetapi segala karena kerja keras yang ia lakukan. Prestasi-prestasi itu sepatutnya menjadi motivasi bawahannya untuk menjalankan jejak sira berprestasi paling-paling dan menjadi contoh untuk para pemuda agar pati dalam menjalankan hal yang disukai lalu mampu menggoreskan prestasi yang banyak.