Marsh York (PopeAtkinson59)

Indonesia yakni Negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil yang disatukan oleh selat dan laut. tentu saja bukan hal yang gampang untuk memimpin Negara kita tercinta yang besar ini. Presiden Jokowi dan pihak oposisi, Prabowo adalah dua capres yang mencalonkan diri pada pemilu 2019. Memasuki pilpres beberapa bulan lagi, informasi pilpres terbaru menjadi incaran banyak masyarakat yang kritis akan apa yang terjadi di pemerintahan.

Negara besar seperti Indonesia yang memiliki banyak warga Negara, memerlukan pemimpin yang bisa mengayomi semua lapisan masyarakat. Bukan hanya pemimpin yang berpihak pada kalangan tertentu mengingat Indonesia yaitu Negara yang terbentuk sebab pelbagai perbedaan di dalamnya. Itulah kenapa seluruh rakyat Indonesia tentu saja betul-betul ingin pemimpin yang akan memimpin Indonesia ke depannya lebih baik dari pemimpin-pemimpin sebelumnya. Bisa membawa Indonesia menjadi lebih baik dari sebelumnya dan sedikit menyejahterakan rakyatnya.

Info pilpres terkini selalu update perihal apa yang dijalankan oleh kedua capres pada pilpres nanti sebab memang dikala ini adalah musim kampanye. Sayangnya, ada banyak informasi yang kurang mengenakan mengenai kedua kubu capres pada pilpres nanti. Ada banyak perseteruan yang terjadi dan pertikaian tersebut malahan lebih pas disebut dengan pertarungan dingin antara kedua belah calon presiden. Terlebih pendukung fanatik salah satu partai yang menyenangi menjelek-jelekkan pihak oposisi.

https://www.oposisi.net pesta demokrasi patut masyarakat dapat dengan bebas memilih calon presiden yang menurut mereka bisa memimpin Indonesia dengan bagus. Sayangnya, perseteruan lebih mendominasi di kedua belah pihak. Mungkin hal tersebut dikarenakan hanya ada dua capres yang mencalonkan diri sehingga kompetisi lebih nampak. Tidak sedikit isu yang menceritakan perkelahian dan bentrokan kedua penyokong yang saling menjelek-jelekkan di media sosial.

Pesta demokrasi yang berakhir menjadi perang antar saudara tentu saja bukan hal yang seharusnya terjadi. Menunjang jagoan capres kita sendiri memang tak dilarang, tetapi jangan sampai menjelek-jelekkan pihak lain. Khusus hingga usai pada perang dingin dan saling melempar ejekan jelek. Kabar pilpres semacam demikian tentu tidak hanya dinikmati oleh rakyat Indonesia, tapi juga bisa dinikmati oleh masyarakat dunia.